• SMK NEGERI 3 PEKALONGAN
  • STM Pembangunan

Kembangkan SMK, Kemendikbud Ajak Industri Reviu Kurikulum

Jakarta20 April 2021 – Guna mengembangkan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis link and match dengan industri, Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengundang 59 industri untuk melaksanakan reviu capaian pembelajaran kurikulum SMK. Beberapa industri yang terlibat dalam reviu kurikulum ini antara lain PT Waskita Karya, PT Astra Internasional Tbk, ASPERINDO, PT IKI, PLN, PT Telkom, Djarum Foundation, dan PT. Bank Muamalat Indonesia.
 
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kemendikbud, Wikan Sakarinto, menegaskan kepada kepala SMK bahwa kurikulum SMK harus siap setiap saat diintervensi oleh industri. “Inilah kurikulum yang ingin kita ciptakan bersama. Semoga dalam konteks input, proses output dan dan outcome ini benar-benar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri,” ujar Wikan Sakarinto dalam sambutannya di Jakarta, pada Selasa (20/04/2021).
 
Wikan menyampaikan, pengembangan kurikulum SMK ini tidak bisa lepas dari program link and match yang memuat paket 8+i. “Paket komplit ini senantiasa melibatkan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di segala aspek penyelenggaraan pendidikan vokasi,” jelas Wikan.
 
Adapun paket 8+i tersebut mencakup kurikulum yang disusun bersama dan berstandar DUDI, pembelajaran berbasis project riil, pengajar dari industri minimal 50 jam per semester per prodi, praktik kerja industri (prakerin/magang) minimal satu semester, sertifikasi kompetensi, training rutin pengajar oleh DUDI, riset terapan bersama DUDI, dan komitmen serapan oleh DUDI. Sementara itu, +i adalah beasiswa atau ikatan dinas dari DUDI untuk peserta didik pendidikan vokasi.
 
Pada kesempatan ini, Wikan menegaskan pentingnya passion anak dalam menentukan pilihan masuk SMK sebagai pilihan utama untuk menjadi orang yang ahli di bidangnya. Wikan berharap bersama industri akan lebih memperkuat pola pikir visi calon peserta didik untuk memliih vokasi bukan karena terpaksa, tetapi harus sesuai dengan passion.
 
“Ini yang harus kita tingkatkan bersama industri, kita mendidik orang tua dan anak-anak generasi muda, milih sekolah itu passion, bukan karena gelar, bukan karena sertifikat tapi passion, tahu visi mau apa masuk SMK,” ujar Wikan.
 
Senada dengan Wikan, Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud, Anindito Aditomo, juga menyampaikan Kemendikbud telah melakukan persiapan pengembangan kurikulum SMK dengan melibatkan DUDI sesuai dengan kompetensinya masing-masing. “Pengembangan kurikulum SMK ini bersifat adaptif, fleksibel, dan agile,” ujar Anindito.
 
Beberapa perbaikan dan pengembang kurikulum SMK ke depan, di antaranya konteks mata pelajaran (mapel) teori/akademik menjadi vokasional; mapel yang berdasarkan project based learning, ide kreatif, dan kewirausahaan diadakan selama tiga semester; serta prakerin/magang minimal satu semester.
 
Selanjutnya, terdapat mapel pilihan, misalnya digital marketing, multimedia, bahasa asing, serta mapel berdasarkan logika dan teknologi digital. “Selain itu, kokurikuler juga wajib diadakan dengan konten bebas yang dikembangkan oleh sekolah dan guru,” tambah Wikan.
 
Pada bagian lain, Ketua Bidang Pendidikan dan SDM Asperindo, Yakti Suraji merasa antusias dengan adanya kegiatan bersama kepala SMK untuk mereviu kurikulum SMK. Karena merasa lulusan SMK yang ada saat ini belum sesuai dengan kebutuhan industrinya. “Kalau kegiatan ini akan membetulkan kurikulum SMK menjadi baik, saya semangat. Ayo kita betulkan sehingga outcome-nya sesuai dengan kebutuhan industri,” sambung Yakti Suraji.
 
Selain menyajikan pemaparan contoh capaian pembelajaran program keahlian tertentu, acara ini juga diisi dengan diskusi kelompok dan kerja mandiri. Nantinya, masing-masing kelompok yang bekerja sama dengan DUDI akan melaporkan hasil diskusinya guna menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi kebutuhan di industri.





 

sumber : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/04/kembangkan-smk-kemendikbud-ajak-industri-reviu-kurikulum

Tulisan Lainnya
SMK Pusat Keunggulan, Upaya Kemendikbud Tingkatkan Ketautsesuaian Lulusan dengan Dunia Kerja

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Merdeka Belajar ke Delapan: SMK Pusat Keunggulan, pada Rabu (17/03). Kebijakan ini berangka

25/03/2021 11:05 WIB - Administrator
Komitmen Para Pemangku Kepentingan untuk Sukseskan SMK Pusat Keunggulan

Jakarta, Kemendikbud --- Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Merdeka Belajar episode kedelapan: SM

25/03/2021 11:04 WIB - Administrator
Gerakkan Mutu SMK, Ini Enam Dukungan Kemendikbud dalam Program SMK Pusat Keunggulan

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan enam bentuk dukungan bagi program SMK Pusat Keunggulan. Pertama adalah penguatan SDM. Menter

25/03/2021 11:04 WIB - Administrator
Komitmen Keselarasan SMK Pusat Unggulan dengan Dunia Kerja

Jakarta, Kemendikbud – Kebijakan Merdeka Belajar episode kedelapan: SMK Pusat Keunggulan yang baru saja diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Rabu

25/03/2021 11:03 WIB - Administrator
SMK Pusat Keunggulan Upaya Menjawab Tantangan Kebutuhan Dunia Kerja

Kemdikbud, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru saja meluncurkan program Merdeka Belajar episode kedelapan: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keu

25/03/2021 11:02 WIB - Administrator
Kemendikbud Siapkan Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan pemerintah tengah mempertimbangkan kemungkinan diberlakukannya pembelajaran tatap m

25/03/2021 11:02 WIB - Administrator
Penuhi Kebutuhan DUDI, Kemendikbud Tingkatkan Potensi Kepemimpinan Peserta Didik Vokasi

Jakarta, 26 Februari 2021 --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim menekankan bahwa tujuan dari program penguatan pendidikan jenjang sarjana terapan (D4)

04/03/2021 14:15 WIB - Administrator
Mendapat Respons Positif, Kemendikbud Lanjutkan Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2021

Jakarta, 1 Maret 2021 --- Kebijakan bantuan kuota data internet di tahun 2020 mendapatkan tanggapan sangat positif dari masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, di tahun 2021 ini Kemen

04/03/2021 14:12 WIB - Administrator
Pembelajaran Semester Genap 2020/2021 Tetap Mengacu SKB Empat Menteri

Jakarta, 3 Januari 2021 --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan kembali bahwa penyelenggaraan pembelajaran semester genap yang dimulai pada Januari 2021 tetap

21/01/2021 07:50 WIB - Administrator
Kebutuhan Dunia Kerja Jadi Rujukan Kompetensi Lulusan Pendidikan Vokasi

Jakarta, 21 Desember 2020 --- Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus melakukan up

21/01/2021 07:48 WIB - Administrator